Kamis, 06 Maret 2014

PERMAINAN BOLA KASTI BERASAL DARI NEGARA AMERIKA SERIKAT

Permainan Bola Kasti Berasal Dari Negara Amerika Serikat

sebenarnya permainan kasti di indonesia sama hal nya dengan permainan softball yang sejarahnya adalah sbb
Sofbol atau dikenal dengan softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua tim. Permainan sofbol lahir berasal dari negara Amerika Serikat, yang di indonesia sering disebutkan bola kasti . diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887.

 Sofbol merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol atau hardball. Bola sofbol saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan, yaitu pemukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat).

Terdapat sebuah regu yang berjaga (defensif) dan tim yang memukul (ofensif). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate.

Terdapat tiga tipe permainan sofbol:
Fast pitch softball merupakan permainan ditentukan oleh pelempar bola. Pelempar melempar bola dengan kecepatan maksimum, serupa dengan bisbol. Perbedaan terdapat pada gaya lempar pelempar bola dan cara pelepasan bola. Pelepasan bola terletak di bawah atau sama dari posisi glove.

Modified pitch softball atau sering dikenal dengan nama modball. Tujuan utamanya adalah untuk melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast-pitch sehingga pemain-pemain yang belum terbiasa tidak akan terkejut dengan peraturan-peraturan yang "ketat" di sofbol seperti strike zone,

 jarak antara marka, lamanya permainan dan lain-lain. Kecepatan lemparan pelempar bola dalam modball berada di antara fast dan slow pitch. Kecepatan bola dibatasi dengan putaran lengan melebihi bahu.

Slow pitch softball memberikan kemudahan bagi pemukul untuk memukul bola. Pemukul bola diberi bola terus-menerus oleh pelempar bola sampai bisa memukul bolanya. Lemparan pelempar bola pelan melambung. Permainan ini sering dimainkan dalam komunitas sosial sebagaimana sebuah kompetisi, tanpa dibatasi umur dan gender.

PeralatanBola sofbol.
Minimal peralatan yang dibutuhkan dalam sebuah pertandingan sofbol termasuk sebuah bola. Sofbol menggunakan bola berwarna kuning dengan benang grip berwarna merah, yang sebelumnya berwarna putih dengan grip putih. Sarung tangan (glove) dikenakan oleh seluruh pemain bertahan untuk menangkap bola, sementara first baseman dan penangkap bola mengenakan mitt (glove mempunyai jari, sedangkan mitt tidak). Tongkat pemukul (bat) yang digunakan dalam pertandingan resmi adalah bat khusus yang diperuntukkan untuk sofbol. Ketentuan pemakaian dan kharakteristik bat yang boleh digunakan tertuang dalam peraturan Federasi Sofbol Internasional. Helm pemukul bola dipakai untuk melindungi kepala seorang pemukul bola dari terjangan bola dan cedera, sementara pakaian pelindung (protective gear) untuk seorang penangkap bola, dan sepatu pool (cleats). Yang terakhir adalah uniform atau seragam. Tiap pemain menggunakan baju, celana, dan topi yang seragam atau berwarna dasar sama. Semakin tinggi tingkat pertandingannya, semakin ketat dalam peraturan seragamnya. Semua peralatan dan perlengkapan itu adalah wajib bagi setiap tim dalam melaksanakan pertandingan resmi.
Wasit pertandingan

Dalam pertandingan sofbol terdapat minimal satu orang hingga tujuh orang hakim atau wasit (umpire). Terdapat satu orang plate umpire dan tiga wasit marka yang menjaga pertandingan. Selebihnya wasit memantau daerah luar. Dalam pertandingan fast pitch dihakimi oleh empat wasit (satu plate umpire, tiga wasit marka).

Istilah untuk seorang wasit adalah “blue”, disebabkan seragam mereka selalu berwarna biru. Posisi seorang wasit adalah berdiri di belakang penangkap bola dan pemukul bola . Berfungsi untuk melihat arah datangnya bola yang dilempar pelempar bola ke penangkap bola apakah itu strike atau ball. Wasit juga mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk menentukan peristiwa yang sebenarnya terjadi dan menjaga agar pemain mematuhi peraturan. Sebagai pemimpin pertandingan adalah Umpire plate. Karena sifatnya sebagai pemimpin pertandingan, kekuasaan umpire plate dalam sebuah pertandingan sofbol adalah mutlak, Walaupun dapat diprotes (appealed) keputusannya tidak dapat diganggu gugat apabila protes yang dilakukan pemain atau pelatih atau manager team menyangkut ajustment, tapi protes dapat dilakukan dan dapat diterima apabila protes dilaukan terhadap salah penerapan rules. Jadi ada permainan yang dapat dilanjutkan dengan protes (game under protes, selengkapnya dapat dibaca pada Rules Permainan Softball yang dikeluarkan oleh ISF). seorang wasit dapat mengeluarkan siapa saja baik pemain atau bahkan seorang pelatih keluar lapangan, jika menurut wasit mengganggu jalannya pertandingan.
Permainan

Sofbol dimainkan oleh dua tim di lapangan sofbol. Setiap tim minimal memiliki 9 pemain dan selebihnya merupakan cadangan. Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). Ketika tim yang menyerang mendapat giliran memukul, seorang pelempar bola tim bertahan melemparkan bola ke arah penangkap bola sekencang-kencangnya agar bola tidak dapat dipukul.Tim yang mendapat giliran memukul bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim yang berjaga berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan.

Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua marka secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate mendapat satu angka. Waktu permainan ditentukan oleh inning. Setiap tim mendapat giliran memukul sampai 3 kali out dan mematikan tim lawan 3 kali out, disebut 1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan setidaknya 7 inning tergantung situasi, atau lama waktu 2 jam. Setelah menghabiskan inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang.

Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut tie break atau seri. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.
Pelempar bola

Permainan dimulai pada saat wasit memulai pertandingan dan meneriakkan kata “Play Ball”. Setelah pemain bertahan memasuki daerah jaganya masing-masing, pertarungan antara pelempar bola di tim bertahan dan pemukul bola di tim yang mendapat giliran memukul dapat dimulai. Seorang pelempar bola berdiri di atas plate dan menghadap ke arah penangkap bola. Pelempar bola akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt penangkap bola. Posisi bola lempar mempunyai wilayah khusus yang disebut zona strike (strike zone), dimana hasil akhir lemparan terdapat di atas home plate dan tingginya tidak lebih dari dada dan tidak kurang dari lutut pemukul bola. Jika bola dalam zona strike tidak terpukul oleh pemukul bola, maka wasit akan berteriak “strike”. Dan apabila bola keluar dari zona strike, namun pemukul bola tidak mencoba memukul bola maka wasit akan berteriak “ball”. Zona strike adalah zona dimana bola dalam wilayah pukul pemukul bola. Pada saat melempar, pelempar bola akan berusaha membuat bola strike dengan sekuat tenaga agar pemukul bola kesusahan memukul bola walaupun bola berada di zona pukulnya. Sehingga tantangan seorang pelempar bola adalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.
Penangkap bola

Dalam satu regu setidaknya memiliki satu orang penangkap bola. Penangkap bola dilengkapi dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pelempar bola. Catcher menggunakan helm (topeng penangkap bola) untuk melindungi kepala dan muka, pelindung tubuh untuk melindungi daerah badan dan pelindung kaki untuk melindungi daerah lutut ke bawah. Posisi penangkap bola adalah jongkok di belakang pemukul bola. Seorang pelempar bola dan penangkap bola diharuskan memiliki komunikasi yang baik dengan isyarat-isyarat untuk bekerjasama mematikan seorang pemukul bola. Seorang penangkap bola kadang adalah pengatur strategi yang baik, karena dalam pertandingan penangkap bola dapat melihat seluruh situasi yang terjadi di depannya.
Penjaga

Selain pelempar bola dan penangkap bola , tim bertahan memiliki 7 orang penjaga (fielder) yang terbagi dalam 4 penjaga daerah dalam (infielder) dan 3 orang penjaga daerah luar (outfielder). Bagian dalam yaitu penjaga marka satu (pertama), penjaga marka dua (kedua), Penjaga antara marka dua dan tiga (shortstop), dan penjaga marka tiga (ketiga). Sedangkan penjaga luar terdapat di sebelah kiri (penjaga kiri), tengah (penjaga tengah), dan kanan (penjaga kanan). Semua penjaga (termasuk pelempar bola dan penangkap bola) berusaha mematikan 3 orang tim lawan agar mendapat giliran memukul. Karena run hanya bisa didapatkan dalam posisi menyerang.
Pemukul bola

Tiap pemukul bola mempunyai kesempatan 3 kali strike dan 4 kali ball. 3 kali strike akan membuat pemukul bola mati “Strike Out”. Dan apabila 4 kali ball maka pemukul bola diperbolehkan jalan bebas ke arah marka satu (free walk). Apabila pemukul berhasil memukul bola, pemukul bola akan berlari sekuat tenaga mencapai marka satu sebelum bola pukulannya dikembalikan atau di tangkap oleh penjaga marka satu. Jika pemukul bola berhasil sampai di marka satu sebelum penjaga marka satu menangkap bola maka pemukul bola “safe”'. Namun bila penjaga marka satu lebih cepat menangkap bola, maka pemukul bola “out”.

Terdapat berbagai macam jenis memukul. Hit, Bunt, hit and run, Steal dan lain-lain. Tergantung situasi yang terjadi saat itu. Berbagai macam jenis hit digunakan sesuai strategi yang akan ditempuh tim penyerang.

Sejarahnya 
Posted by: Rinal purba
onlinefun, Updated at: 16.55

Rabu, 05 Maret 2014

CARA BERMAIN ROUNDERS

  Cara  Bermain Rounders
Jumlah pemain terdiri dari atas 9 orang.Setiap memulai permainan harus melakukan undian, untuk menentukan siapa terlebih dahulu memukul bola. Pemukul bola boleh bergerak pada tiang pertama, setelah mendapat lemparan bola yang sah. Ketika tidak ada pemukul bola yang menunggu pukulan, seluruh anggota pemukul bola dapat keluar secara serentak. Tentunya hal ini dapat dilakukan jika seorang penjaga lapangan melampar bola langsung ke daerah pukulan, sebelum seorang pelari mencapai tiang ke-4.
Pemukul bola harus mengoper keluar, masing-masing dari tiga tiang untuk mencapai tiang keempat yang disentuh. Masing-masing mendapatdua kali giliran untuk memukul bola dan menjaga lapangan.
Penjaga lapangan berusaha mengahalangi pukulan yang dilakukan pemukul, atau pada saat berlari. Karena pemukul tidak berlari langsung pada tempatnya, kecuali dihalangi pemain penjaga. Pemukul disamping lapangan, sambil menunggu pukulan, harus berdiri di daerah paling belakang dari posisi penjagalapangan, serta pada empat buah tiang. Berlari harus melalui luar tiang.

TEKNIK-TEKNIK BERMAIN ROUNDERS

   Teknik-Teknik Bermain Rounders
a.       Teknik Melempar Bola
Melempar merupakan hal yang utama dalam permainan rounders,yaitu pada waktu regunya menjaga regu lapangan. Apabila setiap anggota regu itu dapat melempar dengan kecepatan yang cukup besar dan ketepatan yang baik, maka regu tersebut akan menjadi regu yang kuat dalam pertahanan.
Teknik melempar bola adalah sebagai berikut:
1)      Teknik melempar bola melambung ( parabola)
a)      Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, di antara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis.
b)      Ketiganya saling memegang, sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak terjatuh.
c)      Ketika melempar,biasanya menggunakan tangan kanan dengan kaki kiri berada di depan.
d)     Setelah bola lepas dari tangan, maka kaki kanan mengikuti atau melangkah ke depan.
e)      Pandangan ke arah sasaran.
2)      Teknik Lemparan bola mendatar
a)      Lemparan umumnya dilakukan dengan tangan kanan.
b)      Posisi badan tidak terlalu condong ke belakang.
c)      Pada saat melempar mendatar, gerakan lengan diayun dari belakang ke depan dan tidak melebihi kepala.
3)      Teknik lemparan menyusur tanah
a)      Bola dilemparkan menyusur tanah, posisi kaki ditekuk dan badan condong ke depan.
b)      Lengan pelempar memegang bola, kemudian tarik tangan ke belakang.
c)      Ayunkan tangan ke depan mengarah ke bawah dan lemparkan bola.
4)      Teknik lemparan bola bagi pelambung (Pitcher)
Pitcher adalah pemain yang pertama dapat mematikan lawan. Lemparannya yang keras dan cepat akan menyulitkan pemukul sehingga ia dengan mudah dapat mematikan regu pemukul.
Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
a)      Berdiri tegak, salah satu kaki kanan berada di depan;
b)      Bola di pegangdi samping paha kaki kanan;
c)      Condongkan badan ke depan;
d)     Putar lengan kanan yang memegang bola 360o;
e)      bersamaan dengan itu langkahkan kaki kiri ke depan, lepaskan bola saat bola berada di samping paha kaki kanan ikuti dengan lecutan pergelangan tangan.
5)      Teknik Menangkap Bola
Menangkap bola merupakan faktor penentu keberhasilan sebuah regu. Teknik ini merupakan salah satu unsur yang penting dalam pertahanan. Dilihat dari datangnya bola,menangkap bola dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut:
1)      Teknik menangkap bola melambung
Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
a)      Ikuti datangnya bola.
b)      Menangkap bola dapat dilakukan dengan merapatkan kedua tangan di depan dada.
c)      Pada saat bola tertangkap, jari-jari segera ditutup dan cepat ditarik ke arah badan.
2)      Teknik menangkap bola mendatar
Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
a)      Jika bola datang mendatar dan tepat di depan badan, bola dapat ditangkap seperti menangkap bola yang datangnya melambung.
b)      Jika bola datang mendatar disamping kanan atau kiri badan, maka cara menangkapnya dengan menjulurkan lengan ke samping kanan atau kiri badan.
c)      Jika sudah mahir, maka dapat dilakukan dengan satu tangan.
3)      Teknik menangkap bola menyusur tanah
Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
a)      Dengan sikap membungkuk, kedua lutut ditekuk,dan kedua lengan lurus ke bawah.
b)      Dengan sikap hampir berlutut, kemudian menangkap bola.
6)      Teknik Memukul Bola
 
Memukul bola dalam permainan rounders merupakan faktor utama untuk mendapatkan nilai.Oleh karena itu, teknik memukul hendaklah mendapat perhatian yang sungguh-sungguh.
Teknik memukul bola rounders adalah sebagai berikut:
a)      Pegang alat pemukul di bagian pangkalnya dengan kedua tangan.
b)      Tangan kanan berada di atas tangan kiri.
c)      Kemudian berdiri menyamping sehingga pitcher berada di samping kiri pemukul.
d)     Kedua kaki dibuka selebar badan.
e)      Letakkan alat pemukul di atas bahu sebelah kanan dengan menekuk kedua siku tangan.
f)       Pandangan diarahkan ke arah pitcher.
g)      Ayunkan pemukul mendatar dengan meluruskan kedua siku tangan disertai lecutan pergelangan kedua tangan saat bola dalam jangkauan pukulan.
h)      Pada saat memukul diusahakan sambil melangkahkan kaki kiri ke arah kiri agar pukulan lebih keras.

PERATURAN PERMAINAN KIPPERS

  Peraturan Permainan Kippers
Peraturan permainan kippers adalah sebagai berikut:
a.       Waktu permainan berupa inning (masing-masing regu mempunyai kesempatan sama untuk menjadi regu jaga dan regu pemukul).
b.      Satu regu terdiri atas 12 pemain mengenakan nomor dada dari 1 sampai 12.
c.       Kewajiban regu pemukul: memukul bola, lari ke tiang hinggap, dan kembali ke ruang pemukul (B).
d.      Kewajiban regu penjaga:
1.      Menangkap bola yang dipukul.
2.      “Mematikan” pelari dengan melempar bola.
3.      “Membakar ruang” regu pemukul bila tidak ada pemukul lagi.
e.       Pemukul harus melambungkan bolanya sendiri.
f.       Pukulan dinyatakan baik, bila bola jatuh didaerah lapangan (30 meter) dan boleh berlari menuju tiang hinggap.
g.      Ketentuan pelari sebagai berikut:
1)      Bila bola dikembalikan ke ruang regu pemukul atau ruang pukul,baik melambung atau menyusur tanah, melewati garis batas ruang regu pemukul dari lapangan permainan, pelari harus berhenti di tempat.
2)      Bila bola hilang pelari harus berhenti, dan boleh berlari lagi bila bola sudah ditemukan dan dimasukan ke dalam lapangan.
3)      Seoarang pemain yang tidak terkena lemparan boleh langsung masuk ke ruang pemukul (B), tanpa menuju tiang hinggap (C) atau (D) lebih dulu.
4)      Seoarang pemukul yag sah pukulannya, boleh tetap tinggal di ruang pukul, kalau dipandangnya membahayakan.
5)      Seorang pelari yang menururt perhitungannya  dalam situasi membahayakan, boleh kembali ke tiang hinggap atau ke ruang pukul.
6)      Pemukul yang salah atau meleset pukulannya tidak boleh berlari, tetapi harus menunggu atas pukulan yang sah dan teman berikutnya.
7)      Bila regu pemukul tinggal seorang lagi maka pemukul ini diberi kesempatan untuk memukul 3 kali pukulan yang sah.
h.      Lemparan untuk mematikan lawan
Lemparan harus mengenai bagian bahu ke bawah. Penjaga tidak boleh berlari dengan membawa bola. Jadi, harus mengoper dengan kawan supaya dapat mendekati pelari. Lemparan yang mengenai pelari dapat menyebabkan pergantian, operan bola harus dilakukan dengan satu tangan.
i.        Bola tangkap dan cara pergantian
Bola tangkap harus dilakukan dengan cara satu tangan, pada waktu bola tangkap yang ketiga si penangkap harus melemparkan bolategak lurus ke atas, dengan membelakangi ruang pukul dan regu jaga secepatnya menuju ke ruang regu pemukul atau ke tiang hinggap.
j.        Penilaian
1.      Bola tangkap memperoleh nilai satu.
2.      Kembali keruang partai pemukul, dengan pukulan yang sah atas pukulan sendiri memperoleh nila dua.
3.      Kembali atas pukulan kawan, dan pelari itu tidak melakukan kesalahan pukul, mendapat nilai satu.
 

CARA BERMAIN KIPPERS

  Cara Bermain Kippers
1.      Siswa dibagi dua regu, yaitu masing-masing regu terdiri atas 12 orang dengan nomor dada 1 sampai 12.
2.      Sebelum bermain kapten regu melakukan undian.
3.      Setiap pemain berhak memukul satu kali, kecuali pemain pembebas (pemain terakhir), ia berhak memukul tiga kali.
4.      Pemukul dengan pukulan yang benar dan dapat kembali dengan selamat, mendapat nilai dua.
5.      Pemukul dengan pukulan yang benar dan dapat kembali dengan selamat, bila ada teman lainnya memukul dengan benar maka mendapat niali satu.
6.      Waktu permainan berupa inning (masing-masing regu mempunyai kesempatan sama untuk menjadi regu jaga dan regu pemukul).

PERMAINAN KIPPERS

  Permainan Kippers
          Pengertian
Nama permainan kippers berasal dari bahasa Belanda, yaitu kiepers. Permainan ini dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing regu terdiri atas 12 orang. Regu pemukul harus mengumpulkan angka atau nilai sebanyak mungkin. Sementara itu regu penjaga harus berusaha supaya lawan tidak memperoleh angka atau nilai. Seorang pemain dapat memperoleh nilai jika dapat memukul dengan baik. Selanjutnya lari menuju tiang hinggap dan kembali ke daerah regu pemukul.

  B.     Perlengkapan permainan
Perlengkapannya sebagai berikut:
a.       Lapangan
Lapangan permainan kippers berukuran 65 x 30 meter. Ruang bebas 5 x 15 meter. Ruang regu pemukul 5 x 15 meter.
Search Results for 'Makalah Volly'
b.      Alat
(a)    Pemukul
Terbuat dari kayu dengan panjang 60 cm. Garis tengah pemukul 3,5 cm.
(b)   Bola
Bola terbuat dari karet elastis, berat bola 80 gram dan garis tengah 7 cm.
(c)    Tiang hinggap
Duah buah tiang hinggap yang terbuat dari besi atau bambu. Panjang tiang 1,5 cm dengan garis tengah 2 cm. Bagian atas tiang berbentuk melingkar.


(d)   Tiang bendera
Ukurannya sama dengan tiang hinggap, berjumlah 2 buah dan di bagian atas tiang diberi bendera dengan warna terang agar mudah dilihat.
(e)    Tiang kecil
Tiang kecil diletakkan disudut-sudut lapangan, ujung tiang diberi bendera.

PELAKSANA PERTANDINGAN

  Pelaksana Pertandingan
Untuk melaksanakan pertandingan, tidak bisa kita melaksanakan dengan begitu saja tanpa adanya suatu perencanaan, dan perencanaan ini juga harus sesuai dengan siapa yang akan melaksanakan dan merencanakan pertandingan tersebut, maka dari itu panitia mempunyai tugas sebagaimana yang sudah disampaikan sebelumnya.
a.       Menyusun petugas pertandingan
Petugas pertandingan terdiri dari:
a.       Ketua
b.      Sekretaris
c.       Bendahara
d.      Pembantu umum
e.       Seksi-seksi, termasuk
1). Seksi perwasitan
2). Seksi alat dan lapangan
3). Seksi konsumsi
4). Dan lain-lain.